Sunday,
18 November 2012, dengan berbekal seekor sebuah mobil kijang berwarna
hijau berplat merah yang dapat dimuat oleh 9 orang termasuk sang supir, kami
dengan pemerian sebagai berikut :
1. Mas Herry, sekarang bekerja sebagai satpol PP dan sopir sebagai pekerjaan
sambilannya :D
2. Dwi Komarudin, pemilik mobil mulia yang telah
mengantarkan kami jauh ke tanah seberang :D
3.
Ahmad Ramadhan, siswa 17 tahun yang hobby memiripkan diri
sebagai sesosok orang tua, kocak dan kegilaan mencapai stadium akhir -_-v
4.
Hendri Setiawan, kadang pendiem sih, tapi bisa bercanda
kalo dibutuhkan, walaupun krik-krik juga kadang, tapi udah ada usahalah :D
5. Almayda Kurnia, kecil dan ‘besar’ di beberapa bagian,
kocak, panggilan akrab “Zombie”
6.
Ayu Anita P, penyedia makanan selama perjalanan, murah
enak dan mudah dijangkau, panggilan akrab Yukyok :D
7. Rizqi Nanda, mengalir aja sih, asyik lucu kocak gila rebel sesuai situasi kondisi.
7. Rizqi Nanda, mengalir aja sih, asyik lucu kocak gila rebel sesuai situasi kondisi.
8. Rina Nufita, polos kesan pertama sih, tapi hobby
mengeluarkan senyawa kimia sebagai senjata rahasia jika terdesak :D -_-v
9.
Elka Dwiputri, ini gue yang kalian pasti udah kenal :D
cakep kece imut pede kecil unyu gilak kocak (gue sedia kantung mutah kok)
Oke
pada intinya, gue akan mulai bercerita tentang perjalanan gilak kita ini. Hari
itu, gue dan kawan gilak gue dengan tujuan dari kediaman masing-masing ingin
menonton deteksi con yang bertempat di mall PTC Surabaya. Dengan bonek kita
anak-anak usia 17 tahun nggak genap, berjuang melawan kepanasan, kelaparan,
kemacetan, dan keseretan keuangan tentunya. Oke guys, kita emang bener nekad
sampe-sampe transport pun gratis, ini bener-bener suatu kebaikan dari Bang Kom
yang menyediakan mobilnya dengan ikhlas. Thanks a lot :p
Jam 11 gue dan teman gilak gue
berangkat dari Bojonegoro, kita bawa bekal makanan, nyanyi-nyanyi di jalanan,
gitar-gitar, abis itu minta duit dari orang-orang (please, gue bukan pengamen)
Ya , enggaklah, lo pikir ngamen ape? :p
Akhirnya, sampai di sana jam 1
siang, kita salat dan makan serta istirahat. Lalu melanjutkan perjalanan,
sampai di kota Pahlawan kira-kira sih jam 2, tempat pertama yang kita kunjungi
yaitu Gramedia. Ya mau gimana lagi, sang kakek Rama ngeyel minta beli komik dan
buku di sana, berhubung Mas Herry ngarti jalannya, akhirnya kita ke sana juga.
Di sana gue cukup lah beli 1 buku tentang bisnis cieee :p
Karena waktu mripit dan acara puncak
jam 6, kita buru-buru balik. Kendala besar sih di sini, Mas Herry lo tahu
sendiri dia seorang satpol PP yang merangkut sebagai sopir, alhasil dia masih
kurang pengalaman akan pengetahuan jalanan Surabaya. Berbekal google map kita
munyer-munyer, ndusel-ndusel, lewat jalan tikus, jalan berkelok, tebing curam
(ha? Ini di mana ya?) Sampai akhirnya, setelah 2 jam berada di jalanan, kita
menemukan sebuah pencerahan dari Dewata, sampai akhirnya jam 5 nan kita sampai
di mall, huft syukurlah :D
Di sana kita sengaja nggak masuk
dulu, niatnya sih mau shopping dan nunggu acara puncaknya. Jadi kita keliling
mall shopping dan beli camilan. Well, setelah azan magrib, kita salat di masjid
lantai 4 mall.. dan akhirnya jam 6 kita masuk detcon, please.. gue kira ini
kenapa, kok kita dikasih gratisan masuk sama panitia eeeeh ternyata acara udah
kelar yaaampuuuun jauh-jauh dari Bojonegoro gue dan kawan gilak gue cuma bisa
ngeliat uforia mading yang akan segera dibongkar oleh para pemiliknya wkwkwk :p
Tapi nggak percuma juga kita-kita
jauh dari Bojonegoro, alhasil SMA gue dapet Top 10, dapet silver, gue juga bisa
foto-foto di mading unyu berwarna pink bertuliskan “Katty-Patiem” itu. Selain
itu gue bisa manjain mood gue dengan cara belanja juga :p Oke sekian cerita
nggak penting dari gue, apabila ada salah kata gue mohon maaf ya eemmuah :*
And then, that's my gallery (: Check it out :D
Thanks
for reading and watching :D (:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar